Lee Chapman, pria naas yang harus kehilangan kakinya karena kecelakaan motor yang mengerikan itu akan berangkat ke Nepal dengan tujuan untuk mendaki Gunung Everest sebagai ucapan terima kasih kepada kepada paramedis asal Perth, Skotlandia yang menyelamatkan hidupnya.

Dilansir dari The Media Times, pria yang kini berusia 34 tahun itu sedang mengendarai sepeda motornya di dekat Oldmeldrum di Aberdeenshire pada April 2016 ketika tabrakan terjadi. Beruntung dia ditolong oleh paramedis dari helikopter Scotland Charity Air Ambulance (SCAA).

“Tanpa bantuan dan bantuan Ambulans Udara Skotlandia, saya tidak yakin saya hidup hari ini,” ujar Chapman.

“Ketika mereka menemukan saya, saya kehilangan banyak darah dan mereka dapat mengantarkan saya ke rumah sakit dalam 20 menit,” sambungnya.

CR0019123
Lee Chapman from Pitmedden, lost his leg following a motorcycle accident in April 2016 and will now trek up to Everest base camp next month to challenge himself.
Picture by Kenny Elrick 04/02/2020

Chapman yang mengaku “pernah berada dalam situasi hidup dan mati” mengatakan ingin berbuat sesuatu yang berharga. Dengan salah satu anggota kaki yang diamputasi ini dirinya mengaku bersiap untuk menantang kondisinya dengan menempuh jarak lebih dari 80 mil ke markas Everest atas nama SCAA bulan depan (Red: Maret 2020).

Chapman berharap ia bisa mengumpulkan uang sebesar 2500 poundsterling atau sekitar Rp44.236.300 uangnya akan disumbangkan untuk SCAA. Saat ini dirinya tengah mempersiapkan segala sesuatu untuk menaklukan puncak tertinggi di dunia tersebut.

“Saya pikir tantangan terbesar saya adalah mengatasi kekurangan oksigen dan merawat kaki saya,” tuturnya.

Chapman dijadwalkan akan melakukan selama 14 hari dengan dibantu dan didampingi oleh sherpa dan pemandu, yang akan membantunya membawa peralatan vital.