Bandar Udara Tenzing-Hillary—juga dikenal sebagai Bandara Lukla—yang terletak di Nepal, merupakan bandara yang cukup populer. Ada dua hal yang menyebabkan bandara yang diberi nama untuk menghormati Sir Edmund Hillary dan Sherpa Tenzing Norgay—dua pendaki yang sukses menaklukan puncak Everest—itu  menjadi populer.

Pertama, bahwa bandara yang terletak di kota Lukla, tepatnya Khumbu, Distrik Solukhumbu, Zona Sagarmatha, Nepal Timur itu merupakan pintu gerbang untuk menuju ke Gunung Everest. Biasanya wisatawan datang ke Nepal akan turun di Bandar Udara Kathmandu dan kemudian melakukan perjalanan dengan pesawat terbang selama 30 menit menuju Bandara Lukla. Tak heran mengapa bandara ini bisa populer lantaran menjadi satu-satunya tujuan bagi para pelancong lantaran tidak ada kendaraan darat yang bisa mencapai Lukla dari Kahtmandu.

Kedua, bahwa Bandara Lukla merupakan bandara yang cukup extreme lokasinya. Bandara ini terletak di ketinggian 2.895 mdpl dan yang membuat pilot kesulitan melakukan take off dan landing adalah bahwa landasan pacu bandara ini sangat pendek, yakni hanya sekitar 527 meter saja.

Tak heran Program History Channel, Most Extreme Airports menempatkannya sebagai bandar udara “paling ekstrem” di dunia.

Dengan kondisi extreme di mana ujung dari landasan bandara ini adalah jurang, maka Otoritas Penerbangan Sipil Nepal sendiri memiliki banyak syarat bagi calon pilot di mana salah satunya adalah setidaknya selama 1 tahun, sementara penerbangan pribadi seperti helikopter, pilotnya harus memiliki pengalaman setidaknya 10 kali untuk lepas landas dan pendaratan jarak pendek setidaknya 100 kali.

Simak video serunya takeoff pesawat di Lukla Airport