Masker wajah produksi Tikapur, Distrik Kailali, Nepal laris diburu oleh pasar India. Dilansir dari Khabarhub, Sabtu (21/03/2020). Para pedagang dari India yang berasal dari kota-kota perbatasan sudah mengunjungi daerah Tikapur untuk mencari masker lantaran sudah terjadi kelangkaan yang disebabkan banyaknya kebutuhan barang tersebut di tengah ancamaan virus corona atau covid-19.

Mahalaxmi Garment, salah satu perusahaan pembuat masker di Tikapur mematok harga sebesar 15 Ruppe Nepal atau sekitar Rp1600 per potong. Ini merupakan harga grosir.

“Warga negara India juga sudah mulai datang ke Nepal untuk membeli topeng karena harganya lebih murah,” kata operator industri garmen, Prakash Timilsina.

Prakash mengatakan setidaknya setiap hari ada 10 warga dari India yang datang ke tempatnya untuk membeli masker. Satu orang rata-rata membeli sebanyak 50 unit. Ia sendiri mengatakan saat ini perusahaan tempat ia bekerja memproduksi 3000 masker setiap harinya.

Prakash mengatakan bahwa dirinya mempekerjakan sebanyak 40 wanita yang mana satu pekerja bisa memproduksi 200 masker per hari.

Sementara itu harga masker di Nepal masih terjangkau, yakni 40 Ruppe Nepal atau sekitar Rp5300.