• Overview
  • Trip Outline
  • Trip Includes
  • Trip Excludes
  • Reviews
  • Booking
  • FAQ

Trekking ke Mustang Atas (Upper Mustang Trek) akan memberikan pengalaman trekking yang luar biasa di daerah pegunungan trans-Himalaya yang terpencil di Nepal. Perjalanan selama 17 hari ini dimulai dari Kathmandu dengan tur Situs Warisan Dunia UNESCO. Kemudian kami pergi ke Pokhara dan terbang ke Jomsom keesokan harinya dan mulai trekking.

Mustang Atas juga dikenal sebagai “Kerajaan Terlarang Terakhir” lantaran baru pada tahun 1990-an wisatwan dari negara mana saja dibolehkan memasuki wilayah tersebut. Saat trekking di wilayah Mustang Atas Nepal, kita dapat melihat keunikan lansekap tanpa pohon, jalan berbatu, dan pemandangan Nilgiri, Annapurna, Dhaulagiri, Himalaya serta pemandangan lainnya.

Trekking ke Mustang Atas (Upper Mustang Trek) akan memberikan pengalaman trekking yang luar biasa di daerah pegunungan trans-Himalaya yang terpencil di Nepal. Perjalanan selama 17 hari ini dimulai dari Kathmandu dengan tur Situs Warisan Dunia UNESCO. Kemudian kami pergi ke Pokhara dan terbang ke Jomsom keesokan harinya dan mulai trekking.

Mustang Atas juga dikenal sebagai “Kerajaan Terlarang Terakhir” lantaran baru pada tahun 1990-an wisatwan dari negara mana saja dibolehkan memasuki wilayah tersebut. Saat trekking di wilayah Mustang Atas Nepal, kita dapat melihat keunikan lansekap tanpa pohon, jalan berbatu, dan pemandangan Nilgiri, Annapurna, Dhaulagiri, Himalaya serta pemandangan lainnya.

Itineraries

Hari 1

Tiba di Kathmandu (1.300 m / 4,428 kaki)

Setelah mendarat di Bandara Internasional Tribhuwan, Nepal. Anda akan dijemput oleh Nepalisme Tour & Travel untuk kemudian check-in di hotel. Anda bisa berkeliling atau istiahat setelah perjalanan panjang.

Hari 2

Kathmandu: Persiapan tamasya dan perjalanan

Hari ini Anda bisa mengunjungi berbagai situs budaya seperti Durbar Square, kuil Pashupatinath, stupa Swayambhunath, dan stupa Bouddhanath yang semuanya merupakan situs warisan dunia. Berada di Alun-alun Durbar seperti menilik kehidupan para bangsawan di zaman kuno. Kuil Pashupatinath adalah salah satu tempat ziarah terpenting bagi semua umat Hindu. Swayambhunath juga dikenal sebagai Kuil Monyet dan Stupa Baudhanath adalah salah satu stupa terbesar di dunia.

Hari 3

Berkendara dari Kathmandu ke Pokhara (827m / 2689ft): 5-6 jam

Pagi hari kita akan sarapan lalu kemudian berangkat ke Pokhara—yang juga dikenal sebagai The Lake City karena banyaknya danau di kota tersebut. Setelah kami tiba di Pokhara, kita akan melihat pemandangan menakjubkan Himalaya termasuk Dhaulagiri (8,167m / 26,794ft), Manaslu (8,156m / 26,759ft), Machhapuchhre (6,993m / 22,943ft), dan lima puncak Annapurna dan lainnya. Kita kemudian check-in ke hotel dan beristirahat. Walau begitu, kita bisa menikmati berperahu di Danau Fewa dan berjalan-jalan di jalan-jalan kota sebelum akhirnya bermalam di Pokhara.

Hari 4

Terbang ke Jomsom (2.700 m / 8898 kaki) dan perjalanan ke Kagbeni (2.810 m / 9.216 kaki): 3-4 jam perjalanan

Hari ini kita akan melakukan penerbangan pagi menuju ke Jomsom yang terkenal dengan buah apelnya, angin yang kencang, dan tentu saja pemandangannya. Kita akan memulai perjalanan melalu di jalur terbuka di sepanjang lembah yang indah. Kita juga akan melewati desa Eaklibatti sebelum mencapai Jomsom yang idealnya terletak di tepi dua sungai. Desa ini sangat indah dengan rumah-rumah beratap datar dan di sana juga terdapat reruntuhan benteng tua. Malam harinya kita menginap di Kagbeni.

Hari 5

Kagbeni ke Chele (3.050m / 10,004ft): 5-6 jam

Hari ini kita akan memualai perjalanan melewati jalan setapak di sepanjang Sungai Kali Gandaki. Kemudian berjalan di atas pasir di tengah angin kencang sebelum naik ke atas bukit. Akhirnya kita mencapai Desa Tangbe dan melihat banyak lorong-lorongnya yang sempit, rumah-rumah putih, ladang gandum, dan kebun apel. Kita akan terus berjalan dan melewati desa lain dan menyeberangi sungai dalam perjalanan. Selanjutnya, kita akan berjalan melewati punggung bukit sebelum mencapai Desa Chele dan bermalam di sana.

Hari 6

Chele ke Syanbochen (3.475m / 11.398 kaki): 6-7 jam

Perjalanan hari ini akan sedikit sulit dibandingkan dengan apa yang kita alami sebelumnya. Perjalanan hari ini kita akanmenyeberang dua lintasan, Taklam La pass (3.624m) dan Dajori La pass (3.735). Selama perjalanan, kita bisa menikmati pemandangan Tilicho, Yakawa Kang, dan Damodar Danda yang menakjubkan dan juga kita akan melewati Gua Ramchung.
Jalan kemudian menurun untuk bisa mencapai Desa Samar. Dari sini kita berjalan di jalan setapak di atas desa untuk mencapai punggung bukit. Selanjutnya, kami kembali turun di jalan terjal menuju sungai dan melanjutkan perjalanan kami ke Syanboche sekaligus menginap di sana.

Hari 7

Syanbochen ke Ghami (3,520m / 11,546ft): 5-6 jam

Kita akan mendaki naik ke Yamda La Pass di ketinggian 3.850 m. Dalam perjalanan, kita akan melewati beberapa Guest House , chortens (stupa), dan desa-desa yang indah. Kami akan menjelajah melintasi hutan poplar dan ladang untuk bisa mencapai Nyi Pass yang berada di ketinggian 4.010m. Dari sini, kita akan turun ke Ghami yang merupakan salah satu desa terbesar di wilayah Lo. Desa ini dikelilingi oleh ladang yang luas dan menjadi tempat kita bermalam.

Hari 8

Ghami ke Tsarang (3.620 m / 11.873 kaki): 5-6 jam

Perjalanan kita hari ini dimulai dengan perjalanan menurun melalui jalan yang kasar dan sering kali licin. Kemudian kita akan menyeberangi jembatan gantung di atas Ghami Khola dan mulai mendaki naik. Jalurnya indah dengan dinding mani di sepanjang jalan. Selanjutnya, kita akan melintasi Tsarang La Pass yang berada pada ketinggian 3870m dan akhirnya kita sampai di desa Tsarang. Desa ini terletak di atas ngarai Charang Chu dengan benteng besar dan gompa merah ke arah timur. Tempat ini juga kita gunakan untuk bermalam.

Hari 9

Tsarang ke Lo-Manthang (3.730 m / 12.234 kaki): 3-4 jam

Hari ini kita akan memulai perjalanan dengan menuruni ngarai dan menyeberangi sungai sebelum memulai perjalanan menanjak menuju Lo La pass yang tingginya 3950m. Dari atas celah, kita bisa mengagumi keindahan desa Lo Manthang. Dari celah kita akan jalan menurun ke Lo Manthang yang merupakan desa berdinding indah. Dari sini pemandangan Himalaya termasuk Nilgiri, Tilicho dan Annapurna I, Bhrikuti Peak serta Damodar Kunda (kolam) cukup bagus untuk dilihat. Kita akan bermalam di Lo-Manthang.

Hari 10

Jelajahi Lo Manthang / Aklimatisasi

Lo Manthang merupakan kota yang penuh dengan tembok di daerah Mustang Hulu yang terpencil di Nepal. Hari ini kita coba untuk menghabiskan hari untuk berkeliling ke tiga gompas utama kota yaitu Jhampa, Thupchen, dan Chhoeda. Semua gompas ini telah mengalami pemulihan ahli selama dua dekade terakhir. Kita juga bisa melakukan perjalanan ke Tingkhar yang merupakan desa indah yang terletak di barat laut Lo-Mangthang. Malam-nya kita menginap di Lo Manthang.

Hari 11

Lo-Mangthang ke Drakmar (3810 m / 12.500 kaki): 6-7 jam

Kita akan kembali melakukan perjalanan dengan rute yang berbeda ketika kembali dari Lo-Manthang. Kita akann melewati desa Gyakar yang menampung Ghar Gompa berusia seabad dengan lukisan-lukisan batu yang indah. Menurut legenda setempat, siapa pun yang membuat keinginan di Gompa akan memenuhinya. Kami menjelajahi Gompa dan melanjutkan perjalanan ke Drakmar untuk bermalam.

Hari 12

Drakmar ke Ghiling (3,806m / 12,484ft): 5-6 jam

Kita memulai perjalanan lebih awal untuk menghindari angin kencang di sepanjang perjalanan. Perjalanan dimulai dengan melewati dataran tinggi dan ladang sebelum mencapai Ghiling. Selama perjalanan pijakan kaki relatif sulit karena kita cenderung mengalami angin kencang di wajah kita. Ghiling sebagian besar udara kering, tapi kami masih mendapatkan pemandangan bagus dari pegunungan Dhaulagiri dan Nilgiri. Kita bisa berkeliling desa dan malamnya menginap di Ghiling.

Hari 13

Ghiling ke Chhuksang (3050 m / 10,004 kaki): 5-6 jam

Kita akan memulai perjalanan setelah sarapan. Kita berjalan di jalur yang sama seperti sebelum naik ke Lo Manthang. Dalam perjalanan ke Chhuksang kita dapat menikmati pemandangan Himalaya dan desa-desa kecil yang kita lewati dalam perjalanan. Malamnya menginap di Chhuksang.

Hari 14

Chhuksang ke Jomsom (2,700 / 8,856ft): 6-7 jam

Hari ini merupakan hari terakhir perjalanan kita sekaligus menjadi hari yang panjang. Setelah trekking sebentar, kami akan sampai di ujung jalur Mustang dan jalan akan bergabung dengan jalur sirkuit Annapurna. Kami berhenti untuk makan siang di Kagbeni. Setelah makan siang, kita akan melanjutkan perjalanan ke Jomsom untuk bermalam.

Hari 15

Terbang kembali ke Pokhara

Kita akan melakukan penerbangan pagi ke Pokhara. Pesawat melewati jurang antara pegunungan Annapurna dan Dhaulagiri, menjadikan penerbangan itu sendiri pengalaman yang luar biasa. Setelah tiba di Pokhara, kita dapat menghabiskan sisa hari dengan santai dan kemudian bermalam di Pokhara.

Hari 16

Berkendara dari Pokhara ke Kathmandu

Setelah sarapan, kami bisa mengucapkan selamat tinggal pada cakrawala utara Pokhara yang indah dan berkendara menuju Kathmandu. Ini akan menjadi perjalanan di sisi tepi sungai dengan pemandangan indah bukit bertingkat dan gaya hidup pedesaan Nepal. Setelah mencapai Kathmandu, kita akan beristirahat atau berbelanja suvenir. Untuk merayakan keberhasilan perjalanan kami, Nepalisme Tour & Travel akan mengadakan pesta makan malam perpisahan di malam hari.

Hari 17

Pulang ke Indonesia

Anda akan kami antar ke bandara internasional Kathmandu untuk kembali pulang ke Indonesia dengan membawa pulang kenangan akan pengalaman luar biasa semasa melakukan trekking di Upper Mustang.

No details found.

No details found.

There are no reviews yet.

Be the first to review “Trekking Upper Mustang – 17 Hari Perjalanan”

  • Pricing Name
    Start
    End
    Group (Min-Max)
    Pricing
     
  • Pricing Name Full Packages
    Start
    End
    1 - 12 Pax
     
    Available Seats: 12

    Adult ( 1 - 12 Pax ) Rp25,253,517 Rp0 /Person

    - +

No Details Found