• Overview
  • Trip Outline
  • Trip Includes
  • Trip Excludes
  • Reviews
  • Booking
  • FAQ

Tur Kathmandu ke Lhasa melalui Everest Base Camp merupakan tur yang akan menawarkan Anda perjalanan untuk menikmati keindahan lanskap Tibet dan memahami kekayaan budaya rakyatnya.

Perjalanan 9 hari ini akan dimulai dari Kathmandu lalu ke Nyalam, Dingri, Shegar kemudian sampai di Everest Basecamp. Juga kita akan mengunjungi tempat lainnya seperti Shigatse, Gyantse dan berakhir di Ibukota Tibet, Lhasa.

Selama Tur Kathmandu ke Lhasa melalui Everest Base Camp, kita juga akan menjelajahi Danau Yamdrok Tso yang mistis, menjelajahi dan menaklukkan beberapa lintasan tinggi, serta mengunjungi biara-biara Tibet yang populer seperti Sakya, Tashilhunpo, Shalu, Sera dan Rongbuk, biara tertinggi di dunia, dan juga oleh daya tarik magnet Himalaya.

  • Hari 1 : Tiba di Kathmandu, lalu ke Nyalam
  • Hari 2 : Nyalam ke Lotingri
  • Hari 3 & 4 : Lotingri ke Shegar (4.150 m / 13.615 kaki) melalui Everest Base Camp (5.250 / 17.220 kaki)
  • Hari 5 : Shigatse ke Gyantse via Biara Shalu
  • Hari 6 : Gyantse ke Lhasa via Karo La Pass dan Danau Yamdrok Tso
  • Hari 7 : Tamasya Lhasa; Istana Potala, Istana Norbulingka, dan Museum Tibet
  • Hari 8 : Tamasya Lhasa; Biara Sera, Biara Drepung, Kuil Jokhang dan Barkhor Bazaar.
  • Hari 9 : Pulang ke Indonesia

Itineraries

Hari 1

Kathmandu ke Nyalam

Setelah sarapan kita akan melewati Jalan Raya Persahabatan dari Kathmandu ke perbatan Tibet. Di sepanjang jalan kita akan disuguhi pemandangan yang sangat indah seperti : air terjun yang menalir, sungat, dan desa-desa di sisi bukit.
Sesampainya di perbatasan, kita akan makan siang dan melewati imigrasi Nepal. Setelah melintasi Jembatan Persahabatan Nepal-Tibet, kita resmi sudah berada di negara Tibet. Setelah 30 menit berkendara dari Kodari ke Zhangmu, kita akan kembali melewati pos pemeriksaan imigrasi lain.
Dari hangmu ke Nyalam, kita akan melewati jalan berliku yang curam. Malamnya mengingap di Nyalam.

Hari 2

Nyalam ke Lotingri

Di pagi hari, kita akan berjalan-jalan di Nyalam sebagai upaya untuk menyesuaikan diri dengan ketinggian. Setelah makan siang, kita berangkat ke Lotingri. Dalam perjalanan kita akan mengunjungi Gua Milarapha dan sorenya kita menuju Air Panas Chamda.
Selama perjalanan kita bisa melihat dua lintasan spektakuler: Thong La pass (5050m / 16.568 kaki) dan Lalung La pass (5082m / 16.668 kaki). Tak hanya itu, kita juga bisa menikmati pemandangan gunung-gunung yang tinggi termasuk, Mt. Everest (8848m / 29.028 kaki) dan Shishapangma (8.013m / 26.289 kaki). Kami akan bermalam di Lotingri.

Hari 3 & 4

Lotingri ke Shegar (4.150 m / 13.615 kaki) melalui Kamp Pangkalan Everest (5.250 / 17.220 kaki)

Setelah sarapan, kita akan menuju ke Shegar. Perjalanan dari Lotingri ke Rongbuk akan penuh adrenalin karena jalanannya kasar dan bergelombang. Di Rongbuk, kami mengunjungi biara Rongbuk yang merupakan biara tertinggi di Tibet.
Kemudian kita akan melanjutkan perjalanan dengan berkendara menuju Everest Base Camp (5.250 m / 17.220 kaki) sambil menikmati pemandangan pegunungan tinggi seperti Cho Oyu (8.201 m / 26.906 kaki), Shishapangma (8.013 m (26.289 kaki) dan, tentu saja, Gunung Everest yang juga dikenal sebagai Gunung Chomolongma oleh orang Tibet.
Tentu hal ini akan menjadi pengalaman hebat karena bisa menyaksikan langsung gunung tertinggi di dunia. Kita akan melakukan perjalanan sekitar 16 km di sekitar Everest Base Camp. Malamnya kita menginap di Shegar.
Catatan: Kesempatan untuk menikmati perjalanan hari ini adalah cukup jarang terjadi karena cuaca buruk atau kerusuhan politik, pemerintah setempat dapat menutup jalan menuju base camp Everest untuk alasan keamanan dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Hari 5

Shigatse ke Gyantse via Biara Shalu

Setelah sarapan pagi, kita akan mengunjungi Biara Tashilhunpo yang sangat populer di Shigatse lantaran memiliki catatan historis dan budaya karena didirikan oleh Gendun Drup, Dalai Lama Pertama pada tahun 1447.
Setelah berkeliling di Biara Tashilhunpo, kita akan melanjutkan perjalanan ke Gyantse. Dalam perjalanan, kita akan mengunjungi Biara Shalu. Bangunan yang didirikan pada 1040 ini terkenal lantaran memiliki lukisan mural yang indah dan kuno.
Setelah itu kita akan melanjutkan perjalanan ke Gyantse dengan mengunjungi beberapa tempat seperti Khumbum Stupa, Biara Phalkot, dan Benteng Gyantse Dzong—yang merupakan dzong atau benteng terbaik di Tibet. Gi Gyantse kita akan bermalam.

Hari 6

Gyantse to Lhasa (3.650 m / 11.972 kaki) melalui Karo La pass dan Danau Yamdrok Tso

Dari Gyantse, kita akan ke Lhasa dengan melintasi Karo La (5.010m / 16.432 kaki) dan Kamba La (4794m / 15.725 kaki) lalu melewati Danau Yamdrok Tso (Danau Pirus) yang merupakan satu dari tiga danau keramat terbesar di Tibet, juga diyakini menjadi transformasi seorang dewi Tibet.
Selanjutnya, kita akan menyebrangi Sungai Yarlung Tsangpo (Brahamaputra) dan melihat Istana Potala untuk pertama kalinya dari kejauhan. Malamnya kita menginap di Lhasa.

Hari 7

Tamasya Lhasa: Istana Potala, Istana Norbulingka, dan Museum Tibet

Di hari ini kita akan jalan-jalan di Lhasa setelah sarapan pagi. Kita akan mengunjungi Istana Potala dan Norbulingka yang menawan. Bangunan ini didirikan pada abad ke-17. Di Istana Potala menghadirkan pemandangan yang menakjubkan dari seluruh kota dan menampung tempat-tempat pribadi Dalai Lama, banyak kamar besar dan kapel.
Sementara, Istana Norbulingka adalah istana musim panas Dalai Lama dan rumah yang dianggap sebagai taman buatan manusia terbesar di Tibet. Kemudian setelah ini kita akan mengunjungi museum resmi Tibet, yang memiliki koleksi permanen sekitar 1.000 artefak yang berkaitan dengan sejarah budaya Tibet. Malamnya kita menginap di Lhasa.

Hari 8

Tamasya Lhasa: Biara Sera, Biara Drepung, Kuil Jokhang dan Barkhor Bazaar

Setelah sarapan kita akan mengunjungi Biara Drepung, Biara Sera, Kuil Jokhang dan Barkhor Bazaar. Biara Drepung, yang dibangun pada abad ke-14, diyakini telah dihuni sekitar 10.000 biksu sejak masa lalu, tetapi sampai sekarang sudah ada cukup banyak deklinasi yang mengakibatkan hanya beberapa ratus saja yang berada di sana. Sejarah, budaya, dan kepercayaan agama orang-orang Tibet sangat terkonsentrasi dan terpusat di biara yang luar biasa ini.
Biara Sera adalah biara yang dilapisi tembok putih dan dan atap emas. Sementara, Kuil Jokhang adalah situs suci penting lainnya yang mengungkap lebih banyak misteri yang mendalam dari agama Buddha Tibet.
Sementara Barkhor Bazaar—merupakan pusat perdagangan di mana banyak kios-kios penjualan, toko dan kerumunan orang—yang menjadi pusat ekonomi Lhasa.

Hari 9

Pulang ke Indonesia

Petulangan tur kita berakhir hari ini. Tidak ada lagi yang dilakukan selain mungkin bila Anda ingin berbelanja atau jalan-jalan. Perwakilan Nepalisme Tour & Travel akan mengantar Anda ke bandara untuk perjalanan berikutnya di mana Anda bisa kembali ke Kathmandu atau ke Tiongkok lewat jalur darat untuk pulang.

No details found.

No details found.

There are no reviews yet.

Be the first to review “Tur Kathmandu ke Lhasa via Everest Base Camp – 9 Hari Perjalanan”

  • Pricing Name
    Start
    End
    Group (Min-Max)
    Pricing
     
  • Pricing Name Full Packages
    Start
    End
    1 - 12 Pax
     
    Available Seats: 12

    Adult ( 1 - 12 Pax ) Rp23,929,325 Rp0 /Person

    - +

No Details Found