• Locations
  • Trip Duration
    10 Day(s) 9 Night(s)
  • Trip Type
  • Activities
  • Group Size
    12 pax
  • Overview
  • Trip Outline
  • Trip Includes
  • Trip Excludes
  • Reviews
  • Booking
  • FAQ

Tur ke Lhasa adalah perjalanan selama 10 hari dengan melewati berbagai kota-kota indah di Tibet di antaranya : Tsedang, Lhasa, Gyantse, Shigatse, dan Rongbuk. Anda juga berkesempatan untuk mendaki Everest Base Camp yang menjadi daya tarik tur ini.

Tur ini juga akan membawa Anda untuk mengunjungi tempat-tempat terkenal di Tibet antara lain Istana Potala, Norbulingka dan Yambulakhang yang menakjubkan, Museum Tibet, Barkhor Bazaar, dan Benteng Gyantse Dzong.

Kita juga akan mengunjungi sejumlah biara yang mengesankan seperti Sera, Drepung, Jokhang, Samye, Khumbum, Phalkot, Shalu, Tashilhunpo, dan Sakya. Masing-masing biara memiliki sejarah yang luar biasa.

Selain itu di tur ini Anda juga berkesempatan untuk menjelajahi gua Chim Phu dan Danau Namtso—salah satu dari tiga danau paling suci di Tibet, yang juga dipercaya oleh banyak orang sebagai salah satu danau terindah di dunia.

  • Hari 1 : Tiba di Lhasa dan diantarkan ke Tsedang (3,550m/11646 kaki)
  • Hari 2 : Tsedang ke Lhasa via Biara Samye, gua Chimphu dan Istana Yambulakhang
  • Hari 3 : Tamasya Lhasa; Istana Potala, Istana Norbulingka, dan Museum Tibet
  • Hari 4 : Tamasya sehari ke Danau Namtso
  • Hari 5 : Tamasya Lhasa; Biara Sera, Biara Drepung, Kuil Jokhang dan Barkhor Bazaar
  • Hari 6 : Lhasa ke Gyantse via Karo La Pass dan Danau Yamdrok Tso
  • Hari 7 : Gyantse ke Shigatse via Biara Shalu
  • Hari 8 : Shigatse ke Rongbuk via Biara Sakya
  • Hari 9 : Rongbuk ke Lhasa via Everest Base Camp
  • Hari 10 : Pulang ke Indonesia

Itineraries

Hari 1

Tiba di Lhasa dan diantarkan ke Tsedang

Kita akan tiba di Lhasa, Bandara Gonggar baik penerbangan langsung dari Nepal atau dari wilayah lainnya seperti Cina. Bila Anda memutuskan berangkat dari Nepal, maka Anda bisa menimati penerbangan trans-Himalaya sepanjang satu jam, yang dianggap sebagai salah satu rute penerbangan terindah di dunia melewati Gunung Everest (8.848 m), Kanchenjunga (8.536 m) dan puncak dan gletser Himalaya lainnya.
Jika kita memilih untuk pergi ke Lhasa melalui daratan Cina, kita dapat terbang dari kota-kota besar di sana atau mengambil rute kereta api tertinggi di dunia ke Lhasa. Setibanya di Lhasa, perwakilan Nepalisme Tour & Travel akan mengantarkan Anda ke hotel di Tsedang di mana Anda disarankan untuk istirahat di mana masa aklimatisasi dapat dilakukan di hari berikutnya.

Hari 2

Tsedang ke Lhasa (3.650 m / 11.972 kaki) melalui Biara Samye, gua Chim Phu dan istana Yambulakhang

Dalam perjalanan ke Lhasa, kita akan mengunjungi Biara Samye yang terletak di tepi utara Sungai Yarlung Tsangpo di antara lahan pertanian terbuka. Biara ini idirikan pada 770 M oleh Guru Rimpoche dan merupakan biara Buddha pertama di Tibet dengan usia 1.200 tahun.
Selanjutnya kita akan mengunjungi gua Chim Phu, yang terletak di atas biara. Gua-gua ini digunakan oleh mereka yang ingin bermeditasi dengan damai. Setelahnya kita akan ke istana Yambulakhang yan berlokasi di puncak di atas lembah sungai Yarlung di mana kita bisa melihat pemandangan dari atas secara jelas. Setelah berkeliling istana kita kembali ke ke Lhasa untuk bermalam

Hari 3

Tamasya Lhasa: Istana Potala, Istana Norbulingka, dan Museum Tibet

Setelah sarapan, kita akan berjalan-jalan di Lhasa diawali dengan mengunjungi Istana Potala dan Norbulingka yang megah. Dibangun pada abadi ke-17, Istana Potala menyediakan pemandangan yang menakjubkan dari seluruh kota dan menampung tempat-tempat pribadi Dalai Lama, serta banyak kamar yang besar. Sementara, Istana Norbulingka adalah istana musim panas Dalai Lama dan rumah yang dianggap sebagai taman buatan manusia terbesar di Tibet.
Selanjutnya, kita akan mengunjungi Museum resmi Tibet, yang memiliki koleksi sebanyak kurang lebih 1.000 artefak yang berkaitan dengan sejarah budaya Tibet. Setelah itu kita akan bermalam di Lhasa.

Hari 4

Tamasya sehari ke Danau Namtso

Setelah sarapan, kita akan berkendara selama 4 jam untuk mengunjungi Danau Namtso (4.718m / 15.479 kaki), yang terletak sekitar 240 km di barat laut Lhasa. Di sini kita akan menyaksikan kemegahan danau air asin tertinggi di dunia dan terbesar di Tibet.
Kata Namtso sendiri bertarti danau surgawi. Tak heran lantaran dengan warna biru dan posisinya yang berada dikelilingi oleh pengunungan Himayala yang menakjubakn. Setelah menghabiskan waktu di danau kita akan pulang ke Lhasa untuk bermalam.

Hari 5

Tamasya Lhasa: Biara Sera, Biara Drepung, Kuil Jokhang dan Barkhor Bazaar

Setelah sarapan, kita akan mengunjungi Biara Drepung, Biara Sera, Kuil Jokhang dan Barkhor Bazaar. Biara Drepung, yang dibangun pada abad ke-14, diyakini telah dihuni sekitar 10.000 biksu sejak masa lalu, tetapi sampai sekarang sudah ada cukup banyak deklinasi yang mengakibatkan hanya beberapa ratus saja yang berada di sana. Sejarah, budaya, dan kepercayaan agama orang-orang Tibet sangat terkonsentrasi dan terpusat di biara yang luar biasa ini.
Biara Sera adalah biara yang dilapisi tembok putih dan dan atap emas. Sementara, Kuil Jokhang adalah situs suci penting lainnya yang mengungkap lebih banyak misteri yang mendalam dari agama Buddha Tibet.
Sementara Barkhor Bazaar yang merupakan pusat perdagangan di mana banyak kios-kios penjualan, toko dan kerumunan orang yang menjadi pusat ekonomo Lhasa.

Hari 6

Lhasa ke Gyantse (3.950m / 12.956 kaki) via Karo La Pass dan Danau Yamdrok Tso

Hari ini, kita akan melakukan perjalanan wisata ke Gyantse. Dalam perjalanan ini kita akan melewati Khamba La Pass (4,794m) dengan berhenti sejenak untuk menikmati keindahan Yamdrok Tso (Turquoise Lake), salah satu dari tiga danau keramat terbesar di Tibet dan gletser Kang Kang Nazin (7,252 m) yang indah.
Setelah itu kita akan berjumpa dengan The Karo La Pass (5.045 m). Dari kendaraan, kita bisa menikmati pemandangan gletser besar yang berjatuhan di jalan sebelum mencapai Gyantse. Di sana kita bisa mengunjungi tupa Khumbum, Biara Phalkot, dan Benteng Gyantse Dzong yang merupakan salah satu benteng terbaik di Tibet. Di Gyantse juga kita akan menginap.

Hari 7

Gyantse to Shigatse (3,900m / 12,795ft) via Biara Shalu

Setelah sarapan, kita akan berkendara menuju Shigatse, kota terbesar kedua di Tibet. Dalam perjalanan, kita akan mengunjungi Biara Shalu yang didirikan pada 1040. Biara Shalu terkenal dengan lukisan mural yang indah dan kuno.
Selanjutnya, kita akan melanjutkan perjalanan ke Shigatse. Di sana kita akan mengunjungi Biara Tashilhunpo yang populer, yang memiliki nilai historis dan budaya karena didirikan oleh Gendun Drup, Dalai Lama Pertama pada tahun 1447.
Setelah berjalan-jalan di Shigatse, kita akan memiliki sisa waktu yang cukup untuk beristirahat. Ini akan membantu kita untuk aklimatisasi dan perjalanan panjang hari berikutnya. Shigatse juga kita akan bermalam.

Hari 8

Shigatse ke Rongbuk (5.000 m / 16.400 kaki) melalui Biara Sakya

Setelah sarapan, kita akan meninggalkan Shigatse ke Rongbuk. Dalam perjalanan, kita mengunjungi Biara Sakya yang merupakan kuil leluhur sekte Sakyapa dari Buddhisme Tibet. Setelah kunjungan ke Biara Sakya, kita terus berkendara menuju Rongbuk. Di sini, kita bisa mengunjungi biara Rongbuk, yang terletak di kaki Everest yang perkasa dan merupakan biara tertinggi di dunia. Sementara di sini, kita juga bisa menikmati pemandangan pegunungan yang menakjubkan di sekitar kita. Malamnya, kita menginap di Rongbuk.

Hari 9

Rongbuk ke Lhasa via Everest Base Camp

Kita akan meninggalkan Rongbuk pagi sekali untuk menuju Everest Base Camp atau Kamp Pangkalan Everest (5.250 m / 17.220 kaki). Selama perjalanan, kita akan menyaksikan pemandangan gunung-gunung tinggi yang spektakuler seperti Cho Oyu (8,201m / 26,906ft), Shishapangma (8.013 m / 26.289 kaki) dan, tentu saja, Everest yang perkasa (8,848 m / 29,028 kaki)—yang bernama Chomolongma bila orang Tibet menyebutnya.
Di hari ini kita akan mencapai salah satu hal terpenting pada perjalanan ini, yakni dengan melakukan perjalanan sekitar 16 km di sekitar Everest Base Camp. Setelah selesai menghabiskan waktu di sana, kita bisa menjadikan Lhasa tujuan kami berikutnya dan bermalam di sana.
Catatan: Berkunjung ke Everst Base Camp adalah kesempatan yang jarang terjadi karena terkendala cuaca buruk atau kerusuhan politik. Terkadang pemerintah setempat dapat menutup jalan menuju base camp Everest untuk alasan keamanan dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Hari 10

Pulang ke Indonesia

Perjalanan kita berakhir hari ini. Anda bisa berbelanja untuk kerabat dan keluarga di Indonesia. Perwakilan dari Nepalisme Tour & Travel akan mengantar anda ke bandara yang letaknya hanya satu jam dari Lhasa.

  • Semua izin perjalanan yang diperlukan di Tibet
  • Menjemput dan mengantarkan dari bandara dan hotel
  • Kendaraan pribadi (van atau Hiace atau bus) untuk transportasi
  • Akomodasi di Tibet berdasarkan twin sharing basis dan sarapan
  • Biaya masuk Taman Nasional Everest dan biaya Grass dame
  • Pemandu Tibet berbahasa Inggris, terlatih dan berpengalaman
  • Semua biaya untuk tamasya dan kunjungan ke biara-biara sebagaimana diuraikan dalam rencana perjalanan
  • Semua pajak dan biaya layanan yang berlaku.
  • Akomodasi dari Nepal atau dari Cina
  • Biaya visa Cina (175 dollar untuk warga negara Amerika dan 85 dollar untuk warga negara lain dam biaya visa dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya)
  • Penerbangan internasional
  • Asuransi perjalanan
  • Makanan selain sarapan di Tibet
  • Kiat untuk pemandu dan pengemudi
  • Visa Nepal.

There are no reviews yet.

Be the first to review “Tur Lhasa”

  • Pricing Name
    Start
    End
    Group (Min-Max)
    Pricing
     
  • Pricing Name Full Packages
    Start
    End
    1 - 12 Pax
     
    Available Seats: 12

    Adult ( 1 - 12 Pax ) Rp25,931,200 Rp0 /Person

    - +

No Details Found